Rabu, 03 Juni 2009

Pasar Saham Menanti Kabar BI Rate

Bank Indonesia pada Rabu ini akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) untuk menentukan besaran suku bunga acuan atau BI Rate. Kabar dari markas bank sentral ini akan dinantikan investor saham di lantai bursa.

BI kemungkinan akan memangkas BI Rate dari posisi saat ini 7,25% karena angka inflasi Mei yang terus melandai dengan laju tahunan (YoY) sebesar 6,04%.

Alhasil, saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga akan menjadi perhatian pelaku pasar dan akan mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan Rabu (2/6/2009).

Namun ada kecemasan, IHSG akan mulai stagnan dan cenderung terkena aksi ambil untung karena pelaku pasar melihat indeks telah naik cukup tinggi dan sejumlah saham sudah mahal harganya.

Kenaikan harga saham tambang dan komoditas juga akan mulai terbatas dan cenderung berbalik arah meski harga minyak dunia masih tinggi di level US$ 68,15 per barel.

Pergerakan bursa regional juga akan mempengaruhi IHSG. Indeks Nikkei Jepang pada Rabu pagi ini dibuka menguat 19,51 poin (0,2%) menjadi 9.723,82.

Sementara bursa Wall Street meneruskan penguatannya selama 4 hari berturut-turut karena sentimen positif indeks penjualan rumah yang naik 6,7% pada April, yang merupakan kenaikan bulanan terbesar dalam kurun waktu 7,5 tahun terakhir.

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (2/6/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 19,43 poin (0,22%) ke level 8.740,87. Indeks Standard & Poor's 500 naik 1,87 poin (0,20%) ke level 944,74 dan Nasdaq menguat 8,12 poin (0,44%) ke level 1.836,80.

Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (2/6/2009) naik tipis 0,063 poin (0%) menjadi 1.998,643.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Setelah sempat menguat ke posisi 2.043, IHSG akhirnya terkoreksi oleh profit taking di sektor pertambangan yang turun 2% sehingga akhirnya stagnan di 1.998. Investor lebih memilih profit taking mengingat kenaikan indeks telah cukup tinggi disamping bursa regional yang melemah. Meskipun BI rate diperkirakan bakal turun 25 bps menjadi 7%, aksi profit taking yang wajar bakal terjadi kembali. Terkait penurunan BI rate tersebut, sektor properti dan perbankan bisa menjadi pilihan seiring turunnya suku bunga. Kisaran IHSG ada di level 1.960-2.060 dengan pilihan saham: BUMI, BNBR, ELSA, BBNI dan ADHI. sumber : detikfinance

Relationship

  © Blogger template 'Perfection' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP